Judul : Berita Nasional Mengenai RUU Pilkada
link : Berita Nasional Mengenai RUU Pilkada
Berita Nasional Mengenai RUU Pilkada
BacaTips.Com - Berita nasional mengenai rencana pemerintah untuk menghapus pilkada langsung dan dikembalikan ke DPRD sedang menjadi topik utama di setiap headline berita. Hal tersebut menimbulkan pro kontra di beberapa kalangan politikus dan para pengamat politik. Ada sebagian yang setuju dan ada yang sangat menentang keputusan tersebut. Bagi beberapa orang yang setuju dengan penghapusan pilkada langsung ini mereka menyebutkan jika banyak celah untuk menimbulkan korupsi dan memakan banyak biaya. Selain itu mereka berpendapat jika pilkada yang dilaksanakan secara langsung dapat menimbulkan kecurangan masive karena rakyat dapat disogok. Isu tentang penghapusan pilkada langsung ini adalah ide dari koalisi merah putih atau tim sukses Prabowo karena mereka menilai kekalahan Prabowo pada pilpres 9 Juli kemarin ditengarai karena banyak kecurangan.
Setelah berakhirnya pilpres yang menjadikan Jokowi sebagai presiden terpilih rakyat, koalisi merah putih tidak terima dengan hasil keputusan tersebut sehingga mereka mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi. Namun sayangnya gugatan tersebut kalah di MK karena sangat kurang bukti. Padahal awalnya tim koalisi merah putih ini sesumbar akan membawa bukti kecurangan sebanyak tiga kontainer, namun bukti kecurangan yang mereka bawa dimentahkan di MK karena tidak terlalu kuat bukti yang ditunjukanya. Dari kejadian ini, koalisi merah putih mulai menghembuskan isu jika pemilihan yang dilakukan secara langsung akan merampas hak suara rakyat. Berita nasional tentang rancangan undang-undang penghapusan pilkada ini mendapat pertentangan dari tokoh politik yang mensukseskan Jokowi sebagai presiden terpilih.
Penentangan tentang penghapusan pilkada langsung yang menjadi berita nasional ini juga mendapat tentangan dari kepala daerah yang terpilih oleh pilkada langsung seperti Walikota Bandung Ridwan Kamil dan Wakil Gubernur Jakarta Ahok. Mereka menilai justru pilkada langsung adalah pesta demokrasi yang dilakukan oleh rakyat. Mereka juga menilai justru jika pilkada dipilih DPRD akan menciptakan peluang untuk menciptakan korupsi terorganisir. Memang biaya yang keluar pada saat pemilihan di DPRD tidak akan besar, namun indikasi kecurangan oleh suatu kelompok akan semakin besar karena orang-orang di DPR atau DPRD adalah orang partai yang pastinya akan mengusung jagoan mereka untuk menjadi kepala daerah.
Para pendukung pilkada langsung ini juga mengatakan justru jika pemilihan yang dilakukan oleh DPR atau DPRD akan merampas suara rakyat. Kebanyakan orang yang mendukung pilkada langsung sampai membuat petisi agar pemilihan pilkada oleh DPR atau DPR ditiadakan dan tetap pemilihan dilaksanakan secara langsung agar warga masyarakat dapat memberikan suaranya secara langsung. Bahkan, salah seorang kader Gerindra yang juga merupakan Wakil Gubernur Jakarta Ahok mengundurkan diri dari anggota partai karena tidak setuju dengan keputusan partai yang mendukung pemilihan dipilih DRRD. Berita nasional terebut menjadi trending topik hampir di setiap media.
Demikianlah Artikel Berita Nasional Mengenai RUU Pilkada
Sekianlah artikel Berita Nasional Mengenai RUU Pilkada kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.
Anda sekarang membaca artikel Berita Nasional Mengenai RUU Pilkada dengan alamat link https://selaluberbagihalbaik.blogspot.com/2014/09/berita-nasional-mengenai-ruu-pilkada.html

0 Komentar untuk "Berita Nasional Mengenai RUU Pilkada"
Berkomentarlah dengan baik dan Bijak