Judul : Kalau Tali Pocong Jenazah Tidak Dilepas Maka Ruhnya akan Gentayangan, Inilah Faktanya
link : Kalau Tali Pocong Jenazah Tidak Dilepas Maka Ruhnya akan Gentayangan, Inilah Faktanya
Kalau Tali Pocong Jenazah Tidak Dilepas Maka Ruhnya akan Gentayangan, Inilah Faktanya
BacaTips.Com - Kali ini penulis akan posting hal yang berkenaan dengan mitos bahwa Kalau Tali Pocong Jenazah Tidak Dilepas Maka Ruhnya akan Gentayangan, Inilah Faktanya. Jadi anda semua, termasuk saya, harus mengetahui hal atau fakta sebenarnya seperti apa dan bagaimana dasar yang sebenarnya agar tidak tenggelam dalam keyakinan yang tidak benar.
Di Indonesia banyak mitos yang berkembang dan menyebar di masyarakat. Itu menjadi keyakinan yang turun temurun. Salah satu mitos yang tetap ada dan menjadi keyakinan sebagian masyarakat adalah tentang jenazah yang akan dikubur. Menurut keyakinan masyarakat Indonesia adalah kalau tali pocong pada mayat tidak dilepas maka ruhnya akan keluar dan bergentayangan.
Bagaimana fakta sebenarnya tentang mitos tersebut ? Menurut ajaran Islam yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW adalah tidak demikian, bahkan bertentangan dengan apa yang telah diajarkan Nabi Muhammad SAW. Maka dari itu yuk kita simak bagaimana fakta sebenarnya tentang mitos yang membuat masyarakat benar-benar percaya keyakinan ini.
Mayoritas ulama atau ahli ilmu memberikan anjuran supaya ikatan pocong pada jenazah yang dikubur hendaknya dilepas. Jadi apa yang menjadi ajaran sebenarnya adalah anjuran bukan sebuah kewajiban. Jangan sampai kepercayaan dan keyakinan kita menyimpang dari yang sebenarnya diajarkan Nabi Muhammad SAW nabi kita.
Kenapa tali pocong dilepas ? Hal ini karena Nabi Muhammad SAW melakukan hal yang demikian. Suatu ketika seorang sahabat meninggal bernama Nu'aim bin Mas'ud. Ketika mau dimasukkan ke dalam kubur maka Rasulullah memerintahkan supaya tali yang mengikat jenazah Nu'aim bin Mas'ud dilepas. Perintah beliau "Apabila kamu semua memasukkan mayat ke dalam lahad maka lepaslah ikatannya," hadits diriwayatkan alAtsram dari IbnuMas'ud. Jadi melepas ikatan pada mayit termasuk tali pocong adalah mengikuti perintah Nabi Muhammad SAW. Bukan karena mitos yang beredar di tengah sebagian masyarakat kita.
Seorang ulama besar, pengarang kitab Nihayatul Muhtaj, mengatakan bahwa apa yang disabdakan adalah benar dan menjelaskan :
Apabila mayat sudah diletakkan di dalam kubur maka hendaknya ikatannya dilepas. Harapannya adalah nasib baik bisa membebaskan si mayat dari berbagai kesulitan selama berada di akhir dunia dan di awal tempat akherat yaitu alam kubur. Baik anak-anak maupun dewasa harus dilepas ikatan yang ada di tubuhnya, hukumnya makruh jika di bagian tubuhnya masih ada ikatan. Baca artikel sebelumnya tentang Fakta mengerikan mengenahi siksa di dalam kubur.
Tidak Ada Benda Miliknya Ketika di Dunia Melekat di Tubuh Mayit
Lalu hal lain yang harus diperhatikan untuk si mayit adalah tidak ada benda apapun miliknya yang melekat pada tubuh mayit. Jadi jika ada perhiasan seperti emas, jam tangan, kalung, gelas dan lain sebagainya harus juga dilepaskan. Kita ingat ajaran yang disampaikan oleh para guru dulu yang akan dibawa nanti ke akherat adalah amal ibadahnya. Amal ibadahnya itulah yang akan menyelamatkannya dari siksa kubur yang mengerikan.
Maka sudah sewajarnya bagi kita yang hidup untuk memperlakukan mayit dengan baik. Tali yang mengikatnya dilepas dan segala benda miliknya harus dilepas pula agar mayit bisa terbebas dari segala beban yang akan ia tanggung di dalam kubur bahkan di alam akherat nanti. Bahkan hukumnya makruh jika segala yang mengikat di tubuhnya tidak dilepaskan.
Jadi itulah tuntunan dan ajaran yang telah diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW. Apa yang kita lakukan pada si mayit berdasarkan nas dan dasar yang jelas. Kalau kita melepas tali pocong karena takut ruhnya akan gentayangan berarti kita melaksanakan sesuatu bukan karena Allah dan bukan karena mengikuti jejak Nabi Muhammad SAW. Itulah mitos yang harus kita luruskan agar tidak menjadi keyakinan yang menyesatkan di tengah masyarakat.
Itulah fakta yang sebenarnya berkaitan dengan mitos yang beredar di sebagian masyarakat Indonesia yang perlu diluruskan. Semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan anda.
Demikianlah Artikel Kalau Tali Pocong Jenazah Tidak Dilepas Maka Ruhnya akan Gentayangan, Inilah Faktanya
Sekianlah artikel Kalau Tali Pocong Jenazah Tidak Dilepas Maka Ruhnya akan Gentayangan, Inilah Faktanya kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.
Anda sekarang membaca artikel Kalau Tali Pocong Jenazah Tidak Dilepas Maka Ruhnya akan Gentayangan, Inilah Faktanya dengan alamat link https://selaluberbagihalbaik.blogspot.com/2015/10/kalau-tali-pocong-jenazah-tidak-dilepas.html

0 Komentar untuk "Kalau Tali Pocong Jenazah Tidak Dilepas Maka Ruhnya akan Gentayangan, Inilah Faktanya"
Berkomentarlah dengan baik dan Bijak